Tampilkan postingan dengan label SEKULER. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SEKULER. Tampilkan semua postingan

Minggu, 17 Januari 2010

Sekularisme Pluralisme dan Liberalisme

Tanpa kita sadari Sekularisme, Pluralisme maupun Liberalisme adalah paham yang diserbarluaskan oleh kaum Illuminati.

Kita harus menyadari kekeliruan selama ini dengan memahami apa sebenarnya arti  Sekularisme, Pluralisme maupun Liberalisme bagi illuminati,

Liberalisme, paham yang "membebaskan" manusia terhadap aturan Allah / Agama


Pluralisme, paham yang membuat manusia "floating" / "ragu" akan Allah / Agama.

sedangkan

Sekularisme, paham yang menghindarkan manusia dalam kehidupannya me"referensi" kepada Allah / Agama

Illuminati adalah bagian dari kaum Yahudi dan orang-orang musyrik (menyekutukan Allah).

Illuminati memahami paganisme, mereka para penyembah syetan (lucifer) yang mereka kembangkan sampai saat ini dari peninggalan mesir kuno.

Illuminati berupaya agar manusia tidak mereferensikan segala sesuatu dalam kehidupan di dunia kepada Allah dengan paham humanisme, materilisme dll. Salah satu paham yang mereka usung adalah terori evolusi charles darwin yang pada akhirnya dipatahkan oleh teori-teori lain di masa kini.

Illuminasi berupaya mengenyahkan agama dalam kehidupan manusia. Dalam zaman kehidupannya mereka mengenyahkan Taurat yang dibawa Nabi Musa dan menggantikan dengan / merubah menjadi talmud yang diambil dari "peninggalan" mesir kuno.

Mereka adalah Paulus (Yahudi dari Tarsus) yang mengubah esensi dasar agama Nasrani dari yang hanya sebagai agama kaum Nabi Isa menjadi agama misi ke seluruh dunia. Mereka adalah Abdullah bin Saba’ (Yahudi dari Yaman) yang memecah umat Islam. Mereka adalah Mustafa Kemal Attaturk (Yahudi dari Dumamah) yang menghancurkan kekhalifahan Turki Utsmani. Mereka adalah Terrence E. Lawrence (Yahudi dari Inggris) yang harum namanya di Saudi dan disebut sebagai Lawrence of Arabia. Mereka adalah Snouck Hurgronje (Yahudi Belanda) yang pura-pura masuk Islam dan menggunakan ‘keIslamannya’ sebagai senjata untuk menghancurkan umat Islam Indonesia.

Illuminati bergabung dengan freemason.

Mereka juga membuat/mengarahkan agama baru seperti Bahaiyah  yang  didirikan  seseorang Freemason  Abdulbaha
Ahmadiyah  didirikan  oleh  seorang Freemasonry  India  Mirza  Ghulam  Ahmad,  yang  radikal  disebut aliran  Qadyani,  dan  yang  halus  disebut  aliran  Lahore.  Biaya dakwah dan  tablighnya  itu dari Freemasonry  International melalui penguasa  Inggris.
Freemasonry  pun  mensponsori  terbentuknya tharekat-tharekat Islam yang berfatwa dan bergerak sejalan dengan ajaran  Freemasonry  itu,  di  bentuknya  pada  tahun  1946  gerakan Quraniyah  dipimpin   oleh  Syekh  Yakub dari  Palestina,  segala sesuatu harus berdasar Qur’an  tanpa  tafsir dan semua hadits Nabi saw  ditolaknya,  sehingga  mereka  shalat  dan  saum  hanya berdasarkan  Qur’an,  tidak  ada  raka’at  dalam  shalat,  tidak  ada bacaan  tertentu  dalam  shalat,  tidak  ada  adzan,  qamat  dsb.

Allah telah mengingatkan dengan firmanNya,

Sesungguhnya kamu dapati orang-orang yang paling keras permusuhannya terhadap orang-orang yang beriman ialah orang-orang Yahudi dan orang-orang musyrik (Al Maaidah: 82)

Ingat, kaum itu adalah orang-orang Yahudi dan orang-orang musyrik

Marilah kita intropeksi diri sendiri maupun jamaah/kelompok/organisai adakah tersusupi kaum itu atau adakah tersusupi pemikiran/pendapat dari kaum itu

Dalam al-Qur'an dikabarkan pula tentang samiri.

"kemudian Samiri mengeluarkan untuk mereka (dari lobang itu) anak lembu yang bertubuh dan bersuara , maka mereka berkata: "Inilah Tuhanmu dan Tuhan Musa, tetapi Musa telah lupa". (20:88)

Berkata Musa: "Apakah yang mendorongmu (berbuat demikian) hai Samiri?" (20:95)

Samiri menjawab: "Aku mengetahui sesuatu yang mereka tidak mengetahuinya, maka aku ambil segenggam dari jejak rasul lalu aku melemparkannya, dan demikianlah nafsuku membujukku". (20:96).

Sampai saat ini belum saya ketahui hubungan dengan Amerika yang dipanggil dengan Uncle Sam.

Di Amerika, jika memerlukan "bantuan" manusia maka menghubungi 9 11, yang dikabari sebagai perwakilan dua lambang Illuminati 9 dan 11.  Dimana 9 yang menunjukan lambang  mata dewa horus sedangkan angka 11 yang menyerupai gerbang, artinya kekuataan dan kecerdasan menuju gerbang keabadian.

Illuminati  diberi cobaan oleh Allah berupa kemampuan akal (kecerdasan) yang dengan akal ini mereka menjadi sombong.  Dengan akal ini mereka mendapatkan kekuatan / kekuasaan. Dari pencapaian kekuasaan saat ini mereka merencanakan New World Order (NWO) atau Novus Ordo Seclorum.

Bagi sebagaian pendapat orang, sesungguhnya tragedi WTC 11/9 adalah merupakan fitnah yang dipengaruhi oleh kaum Illuminati. Berdasarkan fitnah inilah mereka dapat melakukan "pembunuhan" di Afghanistan, Irak dll

Fitnah, peperangan, konflik adalah bagian dari 40 teknik Illuminati dalam mencapai tujuannya

Wallahu a'lam

Sehubungan dengan Illuminati, baca juga tulisan sebelumnya, dibalik-krisis

Silahkan baca pula tulisan pada blog tetangga tentang Sejarah Mesir, Bani Israil, Yahudi dan Freemason

Kekeliruan Pluralisme

Saat ini sering diperbincangkan tentang Pluralisme dan Tokoh Pluralisme.

Konsep pluralisme yang umat muslim pahami adalah keliru !
Baik dengan arti semua agama benar atau semua agama sama, karena Allah “memberitahukan” kepada manusia melalui nabi dan rasul secara bergantian tidak bersamaan !

Nabi yang kemudian bertugas sekaligus “memperbaiki” ajaran nabi sebelumnya yang kitabnya “dirusak”, “diubah”,”dilempar” oleh manusia.

Sampai Allah telah menetapkan yang “terakhir” dan akan menjaganya sampai akhir zaman.

Jadi urgensi diutusnya Nabi Muhammad dengan Islam adalah karena umat manusia sebelumnya telah merusak atau mengubah atau melempar ajaran/kitab dari nabi sebelum Nabi Muhammad.

Apakah manusia tidak menyadarinya ?

Klo sekedar toleransi, kita tidak perlu menerima paham pluralisme cukup dengan berpegangan pada kode etik dengan non muslim.

Kehidupan kita di dunia ini, diserang oleh isme-isme yang keliru seperti Sekularisme, Pluralisme dan Liberalisme (SPILIS).

Isme-isme itu sesungguhnya disebarluaskan oleh suatu kaum yang telah disebut oleh Allah dalam firmanNya,

“Sesungguhnya kamu dapati orang-orang yang paling keras permusuhannya terhadap orang-orang yang beriman ialah orang-orang Yahudi dan orang-orang musyrik” (Al Maaidah: 82)

Kaum itu mempunyai maksud lain dari penyebaran paham Pluralisme , bagi mereka sesungguhnya,

Pluralisme,  paham yang membuat manusia “floating” / “ragu” akan Allah / Agama.

Kaum itulah yang sesungguhnya , secara halus, mengarahkan olah pikir kita, pemahaman, filsafat, paradigma yang mengakibatkan kita konflik, berbeda pendapat bahkan peperangan.

Untuk itulah kita harus waspada dengan cara memahami mereka.

*******

Pustaka buku:

1. Zionisme - Gerakan Menaklukan dunia, Alm Z A Maulani (mantan kabakin era Habibi)
2. Ancaman Global freemasonry, Harun Yahya
3. Dajjal dan simbol setan , Toto Tasmara
4. Freemansory di asia tenggara , Abdullah Pattani
5. Mimpi Buruk Kemanusiaan: Sisi-sisi Gelap Zionisme / Ralph Schoenman
6. Doktrin Zionisme dan Ideologi Pancasila : Menguak tabir pemikiran politik founding father, Drs Muhammad Thalib & Irfan S. Awwas
7. Suka Duka Gerakan Islam Dunia Arab, Maryam Jameelah

Selasa, 28 Juli 2009

Wakil Presiden Terpilih

Pada 4 Juni 2009 lalu, Fakultas Ushuluddin dan Filsafat Universitas Islam Negeri Jakarta menggelar kuliah umum bertema "Reading for Gender: Al-Ghazali and the Nature of the Person in Islamic Ethic" yang disajikan oleh Prof. Dr. Amina Wadud. Wadud adalah tokoh feminis liberal radikal dan paling kontroversial sepanjang 14 abad menyusul ulahnya mengimami shalat Jumat di sebuah Gereja Katedral di Sundram Tagore Gallery 137 Greene Street, New York pada tahun 2005 lalu. Selanjutnya pada 17/10/08, Wadud kembali menjadi imam dan khatib Jumat di Oxford Centre, Oxford dengan makmum laki-laki dan perempuan bercampur-baur. Shalat Jumat ini adalah aksi pembukaan sebelum memulai Konferensi Islam dan Feminisme yang digelar di Wolfson College, Oxford

http://insistnet.com/index.php?option=com_content&task=view&id=147&Itemid=45

Kaum SPILIS (sekuler, plural dan liberalisme agama) mulai kembali menyebarkan pemahaman mereka, kali ini mereka mengadakan seminar dengan pembicara Amina Wadud, Kuliah Umum "Jender, Seni dan Tasauf"
http://www.salihara.org/main.php?type=detail&module=news&menu=child&parent_id=5&id=34&item_id=785

Dr. Amina Wadud menyampaikan kuliah umumnya dalam bahasa Inggris, dengan terjemahan langsung dalam Bahasa Indonesia. Acara ini  diselenggarakan pada hari Minggu 26 Juli 2009 pukul 19:00 WIB di Teater Salihara. CP:  Guntur di 0815-1319-1313 atau kunjungi www.salihara.org. Komunitas Salihara; Jl. Salihara 16, Pasar Minggu, Jakarta Selatan 12520. Tel: 021-789-1202.

Komunitas Salihara merupakan sayap kesenian Komunitas Utan Kayu, kini sudah berumur sekitar sepuluh tahun, bertekad meneruskan dan mengembangkan apa yang selama ini telah dicapai. Demi menampung perluasan aktivitas itu, para pendiri dan pengelolanya lantas mengambil prakarsa membangun kompleks Komunitas Salihara.

KOMUNITAS SALIHARA berdiri di atas sebidang tanah seluas sekitar 3.060 m2 di Jalan Salihara 16, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Terdiri atas tiga unit bangunan utama: Teater Salihara, Galeri Salihara, serta ruang perkantoran dan wisma.

Prasarana pada komunitas ini tampaknya tidak sekedar kesenian, terbukti mereka dapat menggunakan untuk kegiatan seminar, “kuliah umum” dll.

Salah satu kegiatan bidang kesenian yakni pameran seni rupa di Galeri Salihara dibuka oleh Wakil Presiden Terpilih Prof. Dr. Boediono Kamis 16 Juli 2009 pukul 17.00 WIB. Pameran ini mengambil tajuk Perang, Kata dan Rupa merupakan bagian dari Festival Salihara 2009. Pembukaan pameran ini terbuka untuk umum
http://www.salihara.org/main.php?type=detail&module=news&menu=child&parent_id=4&id=29&item_id=777

Buat saya agak menarik perhatian adalah title untuk Prof Dr. Boediono, yakni "Wakil Presiden Terpilih". Padahal perencanaan pameran jauh sebelum pengumuman resmi oleh KPU.

Tampak pergerakan kaum SPILIS akan semakin maju, terlebih setelah beberapa tokoh mereka yang merupakan bagian team sukses, akan sukses mengantarkan kembali SBY/BOEDIONO sebagai pasangan CAPRES/CAWAPRES periode 2009 – 2014.  Mudah-mudah an,  partai-partai Islam yang bergabung dalam koalisi SBY/BOEDIONO dapan berperan untuk menegakkan kebenaran walaupun pada akhirnya tampak "kepasrahan" petinggi partai untuk ketetapan "kekuasaan" kementrian berdasarkan hak prerogatif sang Presiden terpilih atau sejak dari awal sang Presiden memang membutuhkan partai-partai Islam  sekedar "stempel" atau legitimasi saja ?

Apakah langkah kaum muslim yang harus diperbuat untuk memperjuangkan apa yang telah di fatwa haram oleh MUI yakni, paham sekularisme, plurarisme dan liberalisme agama. ? Tampak Pemerintah (UMARA) mendatang kembali tidak lagi mempedulikan fatwa-fatwa yang telah dikeluarkan oleh para ULAMA (MUI).

Marilah kita tegakkan UKHUWAH ISLAMIYAH dengan melepaskan ego, golongan, partai, dll   demi  menegakkan KEBENARAN (Al  Haq).